Hari pergantian tahun 2013 ke 2014 sudah usai beberapa hari yang lalu. Animo masyarakat sangat tinggi menyambut hari pergantian tahun itu. namun ada segelintir para pekerja yang tak bisa merasakan pergantian tahun itu bersama keluarga. Sudah menjadi tradisi libur pergantian tahun digunakan masyarakat untuk kumpul dengan keluarga, libur bersama keluarga, atau berlibur bersama kekasih dan sebagainya. Pokoknya selalu ada canda tawa mengiringi setiap moment yang menjadi khas perayaan ini, mulai dari pesta kembang api sampai liburan yang santai. Namun, kebahagiaan akan perayaan pergantian tahun 2014 tak menghampiri untuk sebagian profesi. Salah satunya ialah pramugari. Kebutuhan masyarakat akan layanan jasa transportasi, khususnya saat menjelang natal dan tahun baru, membuat pramugari tidak bisa merasakan libur seperti layaknya khalayak. Meski berat hati namun ini menjadi konsekuensi dari profesi.

Seperti curhatan hati seorang teman pramugari dari salah satu maskapai, yang bernama Reda. Dara berparas cantik ini mengungkapkan kesedihannya tidak dapat ikut menikmati natal atau tahun baruan yang hanya setahun sekali ini. Kebahagiaan dapat berkumpul bersama keluarga/berlibur bersama keluarga besarnya harus ditangguhkan karena tanggung jawab pada profesinya.

"Sedih sih gak bisa kumpul bareng keluarga. Cuma namanya udah kerjaan jadi profesional aja," ujarnya saat berbincang di Jakarta.

Akan tetapi, kesedihannya sedikit terobati saat dia melakukan pekerjaannya. Mengapa? Sebab, dia berpikir bahwa berkat jasanya, masyarakat dapat dengan nyaman melakukan perjalanan bertemu keluarga masing-masing.

"Lihat orang-orang mudik entah kenapa jadi ikut senang juga," tuturnya.

Reda mengatakan, memang pengorbanannya ini terkompensasi dengan uang lembur yang didapat. Meski tidak setimpal, namun dirinya bersyukur kalau uang tambahannya ini dapat membantu ekonomi keluarga.

"Disyukurin aja lah, kan duitnya bisa buat keluarga juga kan," ujarnya lagi.

Entah sampai kapan Reda akan terus kehilangan momen pergantian tahun seperti kemaren. Dia hanya berharap apa yang dilakukan ini dapat membawa berkah untuk diri dan lingkungan di sekitarnya.

"Berbahagialah kalian yang dapat berkumpul keluarga/berlibur serta hargailah profesi kami"

Categories:

Leave a Reply